Sunday, February 2, 2014

Pagi yang menakjubkan



Merangkai kata-kata menjadi sebuah kalimat, lalu berevolusi menjadi sebuah paragraf. Jari jemari terus berirama, dentingan keyboard menjadi perkusi indah. Musik simfony luar biasa bagiku. Otak terus berputar untuk menemukan kata yang tepat, menjadikan susunan paragraf menjadi bernafas. Memunculkan sebuah kehidupan tertulis. Mungkin ku menjadi seorang penyair-penyairan, membuai setiap orang setelah membaca karyaku. Mungkin juga bisa dibilang seorang puitis, memabukkan setiap pembaca melalui beberapa kalimat yang kususun. Mungkin juga ku bisa disebut sebagai ahli teori-teorian, menulis sebuah fakta kehidupan dari beberapa ilmuwan.
Ah!, apa saja yang kau sebutkan ku tidak perduli. Apapun yang kau katakan, ku juga tetap tidak perduli. Entah kau sebut aku sebagai orang yang pamer, sombong, ataupun hal yang berkaitan ku tetap tidak perduli. Ku hanya ingin berkarya, ku hanya ingin membuat suatu sejarah dalam kehidupanku. Melihat untuk mendengar, berbicara untuk menulis, dan berfikir untuk menyampaikan.
Terkadang jika ku sedang merenung dan berpikir, betapa indah hidup ini. betapa besar nikmat yang telah di karuniakan Allah kepadaku. Memberikan setiap cobaan dan ujian. Jika di berikan sebuah ujian di sana terdapat sebuah peringatan. Peringatan mungkin tidak kita sedari, namun percayalah setiap cobaan dan ujian itu bukti perhatian Allah kepada kita. Bukti cinta Allah kepada kita untuk terus mengingatnya. Jika seorang pria mencintai gadis, memberikan perhatian, kelembutan, dan kasih sayang. Begitu pun Allah, memberikan perhatian kepada kita melalui cobaannya, memberikan ujian kepada hambanya sebesar apakah cinta kita kepada Allah. Memberikan kenikmatan untuk mahkluk yang dicintainya. Setiap masalah pasti ada jalan keluar, dan setiap ujian pula memiliki KKM tersendiri untuk setiap mahkluknya. Percayalah Allah itu sayang, Allah itu cinta kepada kita dengan memberikan ujian dan cobaan. Jangan pernah kita khianati cinta itu, dan jangan pernah juga untuk berpikiran negatif kepada Allah karena itu hanya membuat kau semakin hina. Mengapa kita tidak bersyukur, di berikan nikmat luar biasa besar. kita di berikan kemampuan berbeda-beda dari setiap mahkluk satu dengan yang lain. coba lihatlah orang lain yang lebih kekurangan dari kita, dan renungkanlah orang lain yang lebih parah dari kita. Kita mungkin lebih beruntung, tetapi ku tidak ingin menyebut itu sebagai suatu keberuntungan. Itu adalah suatu nikmat yang diberikan Allah lebih kepada kita. Setiap orang memang punya masalah dan ujian tersendiri, namun percayalah ujian dan cobaan itu tidak mungkin diberikan di luar batas kemampuan kita. Hapuslah air matamu, berhentilah dari semua keluh kesahmu, bangkit dan syukuri setiap nikmat. Bangkit dan jadilah yang terbaik dari sebelumnya karena Allah cinta kepada kita semua.....

No comments:

Post a Comment