Merangkai kata-kata
menjadi sebuah kalimat, lalu berevolusi menjadi sebuah paragraf. Jari jemari
terus berirama, dentingan keyboard menjadi perkusi indah. Musik simfony luar
biasa bagiku. Otak terus berputar untuk menemukan kata yang tepat, menjadikan
susunan paragraf menjadi bernafas. Memunculkan sebuah kehidupan tertulis.
Mungkin ku menjadi seorang penyair-penyairan, membuai setiap orang setelah membaca
karyaku. Mungkin juga bisa dibilang seorang puitis, memabukkan setiap pembaca
melalui beberapa kalimat yang kususun. Mungkin juga ku bisa disebut sebagai
ahli teori-teorian, menulis sebuah fakta kehidupan dari beberapa ilmuwan.
Ah!, apa saja yang kau
sebutkan ku tidak perduli. Apapun yang kau katakan, ku juga tetap tidak
perduli. Entah kau sebut aku sebagai orang yang pamer, sombong, ataupun hal
yang berkaitan ku tetap tidak perduli. Ku hanya ingin berkarya, ku hanya ingin
membuat suatu sejarah dalam kehidupanku. Melihat untuk mendengar, berbicara
untuk menulis, dan berfikir untuk menyampaikan.
Terkadang jika ku
sedang merenung dan berpikir, betapa indah hidup ini. betapa besar nikmat yang
telah di karuniakan Allah kepadaku. Memberikan setiap cobaan dan ujian. Jika di
berikan sebuah ujian di sana terdapat sebuah peringatan. Peringatan mungkin
tidak kita sedari, namun percayalah setiap cobaan dan ujian itu bukti perhatian
Allah kepada kita. Bukti cinta Allah kepada kita untuk terus mengingatnya. Jika
seorang pria mencintai gadis, memberikan perhatian, kelembutan, dan kasih
sayang. Begitu pun Allah, memberikan perhatian kepada kita melalui cobaannya,
memberikan ujian kepada hambanya sebesar apakah cinta kita kepada Allah.
Memberikan kenikmatan untuk mahkluk yang dicintainya. Setiap masalah pasti ada
jalan keluar, dan setiap ujian pula memiliki KKM tersendiri untuk setiap
mahkluknya. Percayalah Allah itu sayang, Allah itu cinta kepada kita dengan
memberikan ujian dan cobaan. Jangan pernah kita khianati cinta itu, dan jangan
pernah juga untuk berpikiran negatif kepada Allah karena itu hanya membuat kau
semakin hina. Mengapa kita tidak bersyukur, di berikan nikmat luar biasa besar.
kita di berikan kemampuan berbeda-beda dari setiap mahkluk satu dengan yang
lain. coba lihatlah orang lain yang lebih kekurangan dari kita, dan
renungkanlah orang lain yang lebih parah dari kita. Kita mungkin lebih
beruntung, tetapi ku tidak ingin menyebut itu sebagai suatu keberuntungan. Itu
adalah suatu nikmat yang diberikan Allah lebih kepada kita. Setiap orang memang
punya masalah dan ujian tersendiri, namun percayalah ujian dan cobaan itu tidak
mungkin diberikan di luar batas kemampuan kita. Hapuslah air matamu,
berhentilah dari semua keluh kesahmu, bangkit dan syukuri setiap nikmat.
Bangkit dan jadilah yang terbaik dari sebelumnya karena Allah cinta kepada kita
semua.....
No comments:
Post a Comment